Langsung ke konten utama

Pengalaman Mengikuti SKB CPNS 2021

 

               SKB di instansi yang saya pilih terdapat beberapa tes, diantaranya CAT 2x, wawancara dengan 2 orang pejabat instansi tersebut, dan Focus Group Discussion + wawancara dengan psikolog. Semua tes SKB tersebut diselenggarakan selama 4 hari.

             Di hari pertama yaitu tes CAT BKN, waktu yang diberikan selama 90 menit untuk mengerjakan 100 soal, soal yang diujikan yaitu tentang jabatan yang dipilih peserta, saya memilih jabatan Analis Penelitian dan Pengembangan jadi pertanyaan yang keluar seputar penelitian seperti tentang landasan penelitian, cara mengumpulkan data penelitian, cara mengolah data penelitian, metode penelitian, penulisan laporan penelitian, etik peneliti, etika penelitian, etika penulisan karya ilmiah, klirens etik, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), manajemen penelitian, dll. Kisi-kisi ini diberikan oleh BKN dan semua materi yang akan diujikan bisa kita baca di modul yang dibuat oleh LIPI atau di dalam undang-undang.

               Hari ke-2 peserta mengerjakan CAT instansi, soal yang keluar ternyata adalah psikotes. Soal dibagi atas 7 bagian, diantaranya tes memori, tes kemampuan analitik, tes ketelitian, tes memilih 1 jawaban yang paling mendekati diri diantara 2 pilihan, dan tes memilih 1-3 jawaban yang peling mendekati diri diantara beberapa pilihan jawaban.

               Kemudian di hari ke-3 adalah wawancara user dengan 2 orang pejabat di instansi yang dipilih. Pertanyaan yang ditanyakan tiap peserta berbeda-beda, tergantung pada pewawancara dan jabatan yang dipilih. Saran saya untuk antisipasi biasanya pertanyaannya mengenai intansi, tugas jabatan, isu terkini yang sedang dialami oleh instansi dan kontribusi yang bisa kita tawarkan.

             Hari terakhir yaitu Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara dengan psikolog. Saat FGD, grup terdiri dari 4-5 orang, kelompok diberi 1 isu dan diminta untuk berdiskusi untuk mencapai suatu kesepakatan bersama, disini peran psikolog hanya menjadi pengamat. Setelah itu kita diwawancarai oleh psikolog tersebut dan membahas tentang riwayat hidup serta isu terkini yang sedang dialami oleh instansi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gagal Masuk PTN tahun ini? Jangan Takut Untuk Mencoba Tahun Depan

Halo...Gue lulus SMA tahun 2015 dan lolos SIMAK UI tahun 2016. Gue mau berbagi cerita tentang perjuangan gue masuk PTN. Semua berawal dari Festival Budaya UI Pertama kali gue dateng ke Universitas Indonesia buat nonton teater, kesana naik kereta api bareng temen. Keliling UI itu seru! Kampusnya adem karena banyak pohon udah gitu perpustakaannya luas, dan gue juga suka ke jembatan teksas pokoknya UI itu kampus idaman menurut gue.  Kesan pertama buat UI adalah sumpah ini kampus keren banget dan gue langsung jatuh cinta sama UI dan sejak saat itu gue bertekad   buat kuliah di UI. Setelah itu gue searching di google untuk mengetahui lebih jauh tentang UI terutama tentang biaya kuliah, nah... kesasarlah gue di artikel di blog zenius yang berjudul Lika LikuMahasiswa Universitas Indonesia . Artikel ini bikin gue makin cinta sama UI. Saking cintanya sampe kebawa mimpi wkwkw ini serius, gue juga jadi suka sama benda-benda yang berwarna kuning. Te...